Archives for category: Personal

Saya ingat kutipan yang diambil dari @wisdomgokil yang berbunyi :

Hidup dan mati itu ada di tangan Tuhan, tapi kita yang memengang goloknya.

Lucu dan sinis karena setahu saya hidup dan mati itu ketentuan yang tidak bisa diubah lagi, kalau sudah waktunya ya sudah… tewas. Tapi saya merenung tentang kutipan itu setiap kali pergi dan pulang sekolah. Kebetulan sekolah saya dekat dengan jalur kereta api, sehingga setiap saya terhalang oleh palang saya bisa melihat bagaimana kondisi kereta yang sedang berjalan, ada pedagang asongan, perempuan bergelantungan, sampai penumpang di atap yang angin-anginan. Ngeri buat saya, pilihan buat mereka. Menurut saya ya mereka itu yang ‘memegang golok’ atas hidup mereka sendiri, hidup dan mati tergantung hoki. (more…)

Siteous and share

Kapan terakhir kamu jatuh cinta? Terkahir kamu membayangkan jalan berdua di bawah payung bening saat gerimis dan berbagi earphone yang menyenandungkan lagu-lagu macam L.O.V.E-nya Micahel Buble, yang konon membuat rintik hujan tak lagi dingin layaknya es yang baru mencair. Kapan terakhir kamu berharap bahwa jangan cuma kamu yang tahu bahwa ada orang yang kamu tuju, yang kamu sayang dan cemburu melihatnya bersama yang lain? (more…)

Siteous and share

Paska perang dunia ketiga ada paceklik air, surya yang kian pijar, dan alam yang makin liar. Manusia hilang akal sehat, berperang demi secuil kenyamanan dan sedikit ketenangan, soal perut sudah tak jadi soal, kucing kurus pun bisa diburu dan dimakan, bahkan olahan daging mayat manusia sudah jadi lauk sampingan. Yang masalah adalah air. Sumbernya terbatas, tidak semuanya bersih, dan tentu banyak yang merebutkan. Pada saatnya, tiap orang diberi jatah yang terbatas, jangankan mencuci baju, mandi pun rasanya mereka sudah lupa. (more…)

Siteous and share

Mungkin kita memanggil Tuhan dengan nama yang berbeda, persetan dengan warna kulit dan bentuk mata, kita bersaudara karena berada dan mencintai tanah yang sama, Indonesia.

Hari ini Pecinan sepi, toko-toko menutup diri, bukan karena Ahad yang memang sejak dulu berwarna merah mereka menutup jalan rezeki, tapi karena ini Imlek, ada sebuah perayaan besar setahun sekali. Jeruk, kue keranjang, dan olahan ikan terhidang, di klenteng ada dupa dan lilin yang terbakar, wangi asap yang khas mebumbung khusyuk. (more…)

Siteous and share

Menyenangkan sekaligus menentramkan. Buat saya pribadi hujan itu adalah saat ketika waktu berjalan lambat, saat untuk menikmati detik yang berjalan lamat-lamat sambil menikmati secangkir teh hangat. (more…)

Siteous and share